CHATTING - SHARING - COMMENT

Showing posts with label Poli Anak. Show all posts
Showing posts with label Poli Anak. Show all posts

Tata Laksana Pemberian ASI

Saat ini banyak ibu enggan menyusui anaknya terutama yang tinggal di perkotaan. Alasannya beraneka ragam mulai dari sibuk bekerja sampai ketakutan akan bentuk payudara menjadi kurang menarik lagi. Padahal menyusui bermanfaat selain untuk bayi juga bagi ibunya.
Air Susu Ibu merupakan makanan yang terbaik untuk bayi karena mengandung nutrisi yang seimbang yang menjamin tumbuh kembang bayi secara optimal pada bulan-bulan pertama kehidupannya. Disamping itu ASI juga mengandung antibodi yang dapat mempertinggi daya tahan tubuhnya. Zat-zat apa sajakah yang terkandung pada ASI? Serta apa saja keuntungan buat si kecil?
ASI yang dikeluarkan pada minggu pertama setelah melahirkan yang berwarna kekuningan dan encer dinamakan kolustrum. Oleh sebagian ibu-ibu kolustrum ini seringkali dibuang karena warnanya yang keruh kekuningan. Padahal kolustrum banyak sekali mengandung protein, mineral, vitamin A dan zat anti.

Nutrien
Protein ASI kadarnya lebih rendah daripada air susu sapi, hal ini sesuai dengan tingkat perkembangan si kecil. Keistimewaannya adalah rasio whey : kasein yang baik menyebabkan ASI lebih mudah dicerna serta endapannya lembut dan halus. ASI mengandung taurin yang merupakan protein yang penting untuk pertumbuhan otak dan retina.
Kolesterol ASI lebih tinggi kadarnya daripada susu sapi. Hal ini diperkirakan untuk merangsang pembentukan enzim untuk metabolisme kolesterol sehingga dapat mengendalikan kolesterol kelak dikemudian hari. Berguna pula untuk mielinisasi syaraf dan mensintesa hormon steroid. Kadar asam lemak rantai panjang yang terdapat pada ASI penting untuk pertumbuhan otak bayi.
Laktosa adalah karbohidrat utama pada ASI yang merupakan sumber kalori. Adanya glukosamin sebagai bifidus faktor pada ASI akan memacu pertumbuhan laktobasilus bifidus. Laktobasilus bifidus ini akan memecah laktosa menjadi asam asetat dan asam laktat sehingga tercipta suasana asam. Suasana asam di dalam usus bayi akan menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Hal inilah menyebabkan bayi yang minum ASI jarang menderita diare dari pada bayi yang minum susu kaleng. Selain itu ASI mengandung galaktosa yang penting untuk pertumbuhan otak dan sumsum tulang belakang.
Kadar zat besi pada ASI maupun air susu sapi adalah rendah. Namun karena strukturnya yang khas, zat besi pada ASI lebih mudah diserap sehingga bayi jarang menderita anemia defisiensi besi.

Antibodi pada ASI
ASI merupakan antibodi alamiah yang menangkal serangan batuk, pilek serta infeksi telinga. ASI berperan sebagai sistem imunitas bayi sampai 6 bulan pertama kehidupannya sebelum sistem imunitasnya dapat melindungi tubuhnya dengan baik.
Lisosim yang merupakan enzim yang berfungsi sebagai zat anti pada air mata, diketemukan pula pada ASI. Diduga lisosim melindungi tubuh bayi terhadap pelbagai infeksi virus. Bahkan ibu-ibu kerap menggunakan ASI segar untuk pengobatan tradisional pada bayi dengan konjungtivitis (mata merah)
Imunoglobulin terbanyak pada ASI adalah IgA yang berfungsi melindungi permukaan usus bayi dari serangan bakteri patogen maupun enterovirus. Selain itu IgA juga berfungsi sebagai anti alergi dengan cara mencegah terserapnya makromolekul asing.
ASI mengandung laktoferin yang merupakan unsaturated iron binding compund yang mengadakan kompetisi dengan mikroba di dalam usus terhadap zat besi. Laktoferin mempunyai efek bakteriostatik dan mungkin efektif terhadap jamur candida albican.
Begitu banyak nutrien yang dikandung ASI sehingga banyak ahli gizi berpendapat bahwa ASI merupakan makanan tebaik yang belum ada tandingannya.

Manfaat lain
Secara psikologis menyusui dapat mendekatkan hubungan ibu dengan buah hatinya. Ibu dapat memberikan perasaan yang diperlukan sehingga menimbulkan rasa aman bagi bayi yang penting untuk mengembangkan dasar kepercayaannya kelak. Jadi menyusui merupakan suatu bentuk komunikasi kasih sayang.
Dengan menyusui maka otot-otot pipi bayi akan terlatih dengan baik sehingga mengurangi maloklusi rahang serta dapat juga mengurangi karies dentis. Segera menyusui setelah melahirkan akan mengurangi resiko perdarahan post partum akibat dipercepatnya involusi uterum (rahim). Pelbagai study menegaskan bahwa menyusui dapat pula mencegah kanker payudara. Jadi, mengapa anda menolak menyusui buah hati anda?

Bayi Perlu Terus Diberi ASI Walau Ibu Kembali Bekerja
Bayi sebaiknya diberi hanya ASI paling sedikit sampai dengan umur 4 bulan demi kesehatan dan pertumbuhannya yang optimal. Sebelum berumur 4 bulan sistem pencernaan bayi belum dapat menerima makanan lain selain ASI. Setelah 4 bulan baru mulai diberi makanan pendamping ASI, dan pemberian ASI diteruskan sampai 1-2 tahun. Ibu-ibu yang menyusui tidak perlu menyapih bayinya setelah habis cuti melahirkan dan kembali bekerja.
Bagaiman dapat memberikan ASI kepada bayi secra optimal walaupun ibu bekerja:
  1. Susuilah bayi terus menerus selama cuti melahirkan dan jangan mulai memberikan susu botol.
  2. Susuilah bayi sebelum berangkat kerja dan setelah ibu tiba di rumah, terutama pada waktu malam hari dan selama libur di rumah.
  3. Selama di tempat kerja ASI dapat dikeluarkan, lalu dimasukkan ke dalam wadah yang bersih dan tertutup kemudian disimpan dalam lemari es atau termos es. ASI ini dibawa pulang, simpan lagi dalam lemari es dan diberikan oleh pengasuh kepada bayi saat ibu bekerja keesokan harinya. Suapkan/berikan ASI terssebut dengan sendok kecil.
  4. Bila tersedia TPB (Tempat Penitipan Bayi) di tempat kerja atau dekat tempat kerja seyogyanya ibu dapat menitipkan bayinya dan memberikan ASI 1 atau 2 kali pada waktu istirahat.
  5. Kalau bayi sudah berumur 4 bulan, mulai berikan makanan pendamping ASI sewaktu ibu sedang bekerja.
  6. Ibu harus cukup istirahat dan banyak makan dan minum agar produksi ASI lancar.

Cara Mengeluarkan ASI dengan Tangan.
  1. Cuci tangan dengan sabun
  2. Sediakan tempat /wadah kecil tertutup yang sudah dicuci bersih dan kering.
  3. Duduk dengan santai dan pegang wadah agar menempel di bawah payudara.
  4. Letakkan ibu jari diatas areola dan jari-jari lain di bawah areola pada bagian yang berlawanan.
  5. Tekan bagian areola di sekitar puting, tekan dan lepas. Kemudian ubah posisi jari-jari pada areola dan tekan dengan cara yang sama.
  6. Keluarkan ASI dari payudara yang satu ± 3-5 menit sampai ASI berkurang, kemudian ulangi pada payudara lainnya.
  7. Pengeluaran ASI memerlukan waktu ± 15-25 menit untuk mendapatkan 100-125 cc.

Cara Menyimpan ASI
ASI dapat disimpan di wadah yang bersih (steril), tertutup dan rapat dapat tahan sampai:
6 jam pada suhu kamar
2 x 24 jam di lemari es
Sebelum diberikan kepada bayi dengan sendok atau gelas, ASI dapat dihangatkan dengan merendam wadah ASI dalam mangkok atau panci berisi air hangat/panas.

Kapan ibu mulai menyusui:
  • Susuilah bayi ibu segera, dalam waktu 30 menit setelah lahir
  • Sentuhlah mulut bayi dengan puting susu, sehingga bayi terangsang untuk mengisap, meskipun ASI belum keluar.
  • Isapan bayi akan merangsang keluarnya ASI.
  • Pemberian ASI saja cukup untuk bayi berumur 0-4 bulan. Ini yang disebut pemberian ASI eksklusif.

Cara menyusui yang baik dan benar
  • Sebaiknya sebelum menyusui, ibu mencuci tangan terlebih dahulu.
  • Ibu dan bayi harus berada dalam keadaan santai, tenang dan nyaman.
  • Letakan kepala bayi ditahan dengan telapak tangan.
  • Perut bayi menempel pada badan ibu, telinga dan lengan bayi terletak pada satu garis lurus.
  • Waktu mulai menyusui, peganglah bagian bawah payudara dengan ke-empat jari dan ibu jari diletakkan di bagian atas payudara.
  • Sentuhkan puting pada bibir atau pipi bayi untuk merangsang agar mulut bayi terbuka lebar.
  • Masukan seluruh puting dan sebagian besar lingkaran di sekitar puting (areola) ke mulut bayi.

Hindari Penyapihan bayi yang terlalu dini
  • Pemberian susu botol yang tidak bersih bisa mneyebabkan diare
  • Pemberian susu botol menyebabkan bayi kenyang sehingga akan mengurangi isapan bayi dan produksi ASI
  • Dot botol akan mengganggu kemampuan bayi mengisap ASI

Cara Menyapih yang baik
  • Kurangi frekuensi menyusui secara bertahap
  • Tambah frekuensi MP_ASI (makanan pendamping-ASI)
  • Jadwal menyusui pad malam hari terakhir dihentikan
  • Tetap berikan perhatian dan kasih sayang
  • Menyapih sebaiknya dimulai pada masa anak berusia antara 1-2 tahun.

Read More...

Cairan Mengatasi Demam Berdarah

Selain minyak sereh untuk menangkal bahaya DBD, orang sering memanfaatkan kasiat jambu biji. Maklum banyak orang yang mengaku berhasil terselamatkan dari demam berdarah berkat jus jambu biji.


Tertolongnya pasien DBD berkat jambu biji, bisa jadi bukan karena jambunya, tapi karena cairan jus yang masuk ke tubuh pasien dalam jumlah banyak. Cairan itu, apalagi jika diminum sampai 5 atau 6 gelas sehari, amat dibutuhkan pasien yang kehilangan banyak plasma darah akibat penurunan trombosit.


Cairan apa pun, entah air biasa atau air larutan gula dan garam atau jus buah lain bisa membantu proses penyembuhan pasien demam berdarah jika dikonsumsi dalam jumlah banyak. Minuman dalam kemasan kaleng yang mengandung zat elektrolit juga dianjurkan diberikan pada pasien.


Berikut ini beberapa jenis cairan yang bisa diberikan kepada penderita demam berdarah agar terhindar dari kekurangan cairan:


1. Air Kelapa Muda

Badan Pangan Dunia PBB (FAO - Food & Agriculture Organization) mengakui bahwa khasiat air kelapa muda sebagai penghilang dahaga kaya zat elektrolit alami. Zat elektrolit dan gizinya lebih dari sekadar minuman penghilang dahaga produksi pabrik. Disebutkan dalam situs resmi FAO bahwa air kelapa muda itu alami, lezat, kaya garam, gula, dan vitamin yang dibutuhkan atlet kelas Olimpiade maupun para amatir. Bahkan, badan PBB ini telah mematenkan air kelapa muda yang berkhasiat itu.


Di dalam air kelapa muda terkandung mineral kalium, sodium, klorida, dan magnesium. Zat-zat ini adalah elektrolit yang dibutuhkan tubuh untuk membantu mengatasi ancaman syok pada kondisi kekurangan cairan. Selain kalium, juga mengandung gula, vitamin B dan C dan protein. Komposisi gula dan mineral yang terdapat dalam air ini begitu sempurna, sehingga disebutkan memiliki keseimbangan yang mirip dengan cairan tubuh manusia.


2. Air Heksagonal

Pengobatan tradisional Cina selalu menganjurkan konsumsi air "hidup". Tidak pernah disebutkan maksud "hidup" tersebut. Di Korea, orang yang rajin minum air terjun di pegunungan tetap terjaga kesehatannya, demikian kata Yunjo Chung, MD, dokter dari University of Korea. Air "hidup" mungkin adalah air yang kaya dengan kandungan oksigen seperti air terjun itu.


Korea baru-baru ini berhasil mematenkan teknologi bernama Actimo untuk membuat air "hidup" yang mengandung oksigen dan dijual di seluruh dunia. Menurut mereka, dalam tubuh manusia terdapat dua bentuk senyawa air, pentagonal (segilima) dan heksagonal (segienam).


Pembedaan heksagonal dan pentagonal ini hanya berdasar pada strukturnya. Air pentagonal membentuk rangkaian molekul air dengan ikatan kelompok besar dan tidak stabil. Seperti air putih biasa, air heksagonal ini tidak berasa dan berbau. (baca rubrik Anda Perlu Tahu di SENIOR edisi 290)


3. Jus Buah

Kekurangan cairan karena demam berdarah bisa juga diatasi dengan air jus. Tidak selalu harus jus jambu biji. "Bisa jus pepaya, jeruk, atau jus mangga, asal pasien suka," tutur Dr. Hindra Irawan Satari, Sp.A(K) M.Tro.Pad, seorang dokter spesialis anak.


Kadar air dalam buah berhitung tinggi, yaitu bervariasi antara 65 sampai 92 persen, sehingga bisa menutupi kekurangan cairan akibat merembesnya plasma darah keluar dari pembuluh.


Michael T. Murray, ND, dalam bukunya The Complete Book of Juicing, menulis jus mudah diserap tubuh karena bentuknya yang halus dan cair itu. Zat makanan seperti diketahui diserap usus dalam bentuk jus. Mengonsumsi jus berarti membantu proses pencernaan tubuh dengan mempercepat penyerapan nutrisi kualitas tinggi yang terkandung dalam jus.


4. Jambu Biji

Walau khasiatnya belum teruji secara medis, tidak ada salahnya untuk memberikan jus jambu biji kepada pasien demam berdarah. Sebab, buah eksotis ini mengandung vitamin C yang sangat tinggi.


Vitamin C ini terdapat dalam daging buahnya. Bijinya yang sering tidak dikonsumsi juga mengandung vitaimin C. Disebutkan dalam buku Foods that Heal, Foods that Harm, 90 gram buah jambu biji lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan harian vitamin C pada orang dewasa. Buku itu juga menyebutkan, meski sudah kehilangan hampir 25 persen vitamin karena proses pengolahan, jus jambu biji kemasan kotak masih merupakan sumber vitamin C yang baik.


Berkat kandungan vitamin C dosis tinggi inilah, kekebalan tubuh dalam melawan bakteri akan meningkat. Proses penyembuhan luka pun jadi lebih cepat. Selain itu, tekanan darah juga menjadi lebih baik karena buah ini merupakan sumber potasium yang baik.


Untuk mendapatkan manfaatnya secara maksimal, pilih buah yang baru saja masak dan masih berwarna hijau kekuningan. Bila sudah masak, simpan di lemari es. Jangan lupa cuci dulu sebelum dibuat jus.


5. Alang-Alang

Tanaman liar bernama Latin Imperata cylindrica (L) Beauv ini sudah sering diteliti. Menurut Dr. Setiawan Dalimartha dalam buku Ramuan Tradisional untuk Pengobatan Hepatitis, di luar negeri alang-alang sudah dibuat obat paten.

Penelitian tentang tanaman ini menyebutkan, alang-alang mengandung manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, dan logam alkali. Dilihat dari kandungan-kandungan tersebut, alang-alang bersifat antipiretik (menurunkan panas), diuretik (meluruhkan kemih), hemostatik (menghentikan perdarahan), dan menghilangkan haus.


Pengobatan Cina tradisional menyebutkan, alang-alang memiliki sifat manis dan sejuk. Efek pengobatan tanaman ini memasuki meridian paru-paru, lambung, dan usus kecil. Dengan sifat diuretik yang melancarkan air kencing, alang-alang bermanfaat untuk menyembuhkan penyakit radang ginjal akut.


Sifat diuretik yang mengeluarkan cairan tubuh tak berguna ini bermanfaat untuk mengontrol tekanan darah yang cenderung tinggi. Sifat hemostatik yang bisa menghentikan perdarahan dapat juga dimanfaatkan untuk mengatasi mimisan dan perdarahan di dalam.


Herbal ini di dalam tubuh akan menyusup ke dalam organ paru-paru, lambung, dan usus kecil. Oleh karena itu, ramuan alang-alang sebaiknya tidak diberikan kepada mereka yang fungsi lambungnya lemah dan sering buang air kecil.


Bagian tanaman alang-alang yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional adalah rimpang, baik yang segar maupun yang telah dikeringkan. Bahan alang-alang ini bisa diperoleh di toko obat Cina. Kini bahkan sudah tersedia minuman alang-alang instan yang berkhasiat menghilangkan panas dalam. Minuman instan ini bisa diperoleh di toko jamu atau toko obat Cina.


Cara pemanfaatannya, ambil satu ikat atau gulung akar alang-alang. Cuci dan rebus dalam tiga gelas air hingga tersisa satu gelas. Campur air perasan satu buah jeruk nipis dengan tiga sendok makan air alang-alang tersebut. Pakai seperlunya. Tambahkan pemanis bila ramuan ini ditujukan untuk anak-anak.


6. Angkung

Angkung diyakini bisa membantu menyembuhkan penyakit radang selaput otak, stroke, radang otak, penyakit hati, kejang, dan kekurangan cairan tubuh seperti halnya dalam kasus demam berdarah. Namun, sangat disayangkan harga angkung amat mahal. Harga satu pil angkung mencapai Rp 250 ribu. Angkung ini biasanya dijual dalam kemasan pil di toko obat Cina.


Untuk membelinya harus hati-hati karena di pasaran ditengarai banyak angkung palsu. Ciri-ciri angkung asli antara lain pil terbungkus kertas keemasan setelah dibuka dari kotaknya. Wujud pil angkung mirip jenang atau dodol, lentur tetapi mudah dipatahkan. Ciri lainnya, cepat sekali larut bila diseduh dengan air panas, bahkan dalam waktu kurang dari 1 menit. Ciri keaslian yang mudah dikenali dari kemasan luar adalah label dan tanda hologram produsennya.


Selain harganya yang mahal, manfaat angkung tidak langsung terasa setelah minum satu atau dua butir. “Angkung baru terasa khasiatnya untuk mengatasi penyakit berat setelah diminum secara teratur 6 sampai 8 butir pil setiap hari,” kata Sinse Johanes, yang berpraktik di daerah Kalibesar Timur, Jakarta Barat.


7. Daun Dewa

Tumbuhan daun dewa bisa juga dipergunakan sebagai pengganti angkung. Tanaman ini berbentuk semak. Daun adalah bagian tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat.

Herba ini dikenal kaya dengan berbagai kandungan kimia seperti saponin, minyak asiri, flavonoid, dan tanin. Dengan kandungan kimia tersebut tumbuhan ini bermanfaat sebagai anticoagulant (mencairkan bekuan darah), menghentikan perdarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun.

Tumbuhan dewa ini juga telah tersedia di toko obat Cina dalam bentuk kapsul. Harganya relatif lebih murah dibanding angkung.

Read More...

Mewaspadai Demam Berdarah

Saat ini musim penghujan sudah mulai, kita tentu mudah mengalami masalah/gangguan kesehatan, seperti batuk dan pilek misalnya. Namun, ada hal yang perlu kita waspadai bersama yakni penyakit demam berdarah dengue (DBD). Kecenderungan kasus DBD meningkat pada musim hujan. Data 2 tahun terakhir ini di wilayah Badung dan Kodya Denpasar kasus DBD semakin terus menunjukkan peningkatan, bahkan mengakibatkan kematian. Apa dan bagaimana DBD itu? Bagaiamana pula cara pencegahannya?

Demam berdarah disebabkan oleh virus dengue, yang termasuk golongan arbovirus. Penyakit ini ditularkan melalui (vektor) gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini bersarang di tempat-tempat yang berisi air jernih dan tawar seperti bak mandi, drum penampung air, kaleng bekas dan lain sebagainya. Bahkan vas bunga dan tempat minum burungpun dapat sebagai tempat bersarangnya. Adanya nyamuk ini berhubungan erat dengan beberapa faktor antara lain : kebiasaan masyarakat menampung air bersih untuk keperluan sehari-hari, sanitasi lingkungan yang kurang baik dan penyediaan air bersih yang langka.

Daerah yang rawan terjadinya DBD adalah daerah yang penduduknya padat. ini dikarenakan jarak terbang nyamuk Aedes Aegypti sepanjang 40 – 100 meter serta nyamuk betinanya mempunyai kebiasaan menggigit beberapa orang secara bergantian dalam waktu singkat (multiple biters). Nyamuk ini biasanya menggigit di dalam rumah pada siang hari.

Gejala Klinis
Gambaran klinis DBD amat bervariasi dari yang ringan sampai yang berat yakni pendarahan sehingga dapat terjadi renjatan/syok. Gejala diawali dengan suhu tubuh yang meningkat tiba-tiba kadang disertai nyeri yang hebat pada otot dan tulang, mual serta muntah. Pada sebagian penderita ditemukan kurve suhu yang bifasik (saddle back fever). Sekitar mata mungkin ditemukan pembengkakan, berair dan kemerahan.

Ruam/bintik kemerahan mula-mula terjadi pada awal demam yang terlihat pada muka dan dada yang berlangsung beberapa jam sehingga seringkali tidak diperhatikan oleh penderita. Ruam berikutnya (terminal rash) mulai antara hari ke 3-6 yang terlihat pada lengan dan kaki yang kemudian menjalar cepat seluruh tubuh. Pada saat suhu tubuh turun kembali nornal ruam ini berkurang dan menghilang. Gejala perdarahan, seperti mimisan, gusi berdarah, bahkan muntah darah dan berak darah pada kasus yang parah dapat terjadi mulai hari ke –3 sakit. Saat demam turun antara hari ke 3 dan hari ke 7 kita harus waspadai terhadap terjadinya renjatan/syok.

Bagaimana perawatan penderita DBD? Penderita sebaiknya istirahat total. Dianjurkan minum yang banyak 1,5 sampai 2 liter dalam 24 jam. Dapat berupa susu, air teh ataupun sirup. Bila ada nafsu makan agar diberikan makanan yang lunak.
Untuk mengatasi demam dapat diberikan obat penurun panas golongan parasetamol, bila perlu bisa dikombinasikan dengan kompres es di kepala dan ketiak. Hendaknya dihindarkan pemakaian aspirin/acetosal karena bahaya perdarahan.

Pencegahan
Untuk memutuskan rantai penularan , pemberantasan vektor dianggap cara yang paling memadai saat ini. Nyamuk Aedes Aegypti sebenarnya mudah diberantas oleh karena sarangnya yang terbatas di tempat yang berisi air bersih dan jarak terbangnya maksimum 100 meter. Tetapi karena vektor tersebar luas, untuk keberhasilan pemberantasan diperlukan total coverage (meliputi seluruh wilayah) agar nyamuk tidak berkembang biak lagi. Usaha ini dapat dilakukan dengan cara menutup tempat penampungan air rapat-rapat, menguras bak mandi, tempayan seminggu sekali serta mengubur/menutup barang-barang yang mungkin dapat menjadi tempat bersarangnya nyamuk seperti botol pecah, kaleng bekas dan ban. Sebaiknya vas bunga dan tempat minum burung dibersihkan setidaknya satu kali seminggu.

Selain itu pemberantasan vektor dapat dilakukan dengan menggunakan insektisida. Yang sering digunakan dalam Program Pemberantasan DBD adalah bubuk Abate (temephos) untuk membunuh jentik dan melakukan fogging dengan malathion untuk membunuh nyamuk dewasa.
Abate ditaburkan pada tempat penampungan air dengan dosis 1 ppm atau 1 gram Abate untuk 10 liter air. Cara ini sebaiknya diulangi dalam jangka waktu 2-3 bulan. Fogging dilakukan dengan malathion dosisnya 438 gram/ha, dilakukan di dalam rumah dan sekitar rumah dengan menggunakan larutan 4% dalam solar atau minyak tanah.
Read More...

Penyakit Japanese Encephalitis

Japanese Encephalitis (JE) adalah suatu penyakit yang menyerang susunan saraf pusat (otak) yang mengakibatkan radang otak mendadak yang disebabkan oleh virus JE. Penyakit JE bukanlah penyakit baru, tetapi sudah lama dikenal di Bali. Penelitian di RSUP Sanglah, bulan Oktober 1990 sampai dengan bulan Nopember 1992 dari 49 kasus yang diduga, ternyata 20 kasus (40,8%) positif menderita JE.

Untuk dapat berlangsungnya penyakit ini diperlukan adanya vektor penular dan reservoir (sumber infeksi). Yang bertindak sebagai vektor adalah nyamuk jenis culex sedangkan reservoir adalah babi, sapi, kuda, kera, kambing, burung dan lain-lain. Ternak babi mempunyai peran terpenting yang bertindak sebagai satu-satunya induk semang penguat (amplifier host) dari virus JE. Apabila nyamuk dapat menggigit bangsa burung dan hewan yang mengandung virus JE, kemudian menggigit babi maka pada babi jumlah virus akan meningkat secara tajam. Babi menjadi demam dan virus berada dalam sirkulasi darah (viremia).

Nyamuk culex dapat berkembang dimana-mana seperti sawah, kolam, air genangan pada kandang dan lain-lain. Nyamuk culex bersifat zoophilik yaitu lebih menyukai binatang sebagai mangsanya daripada manusia sehingga virus JE umumnya menginfeksi binatang. Hanya secara kebetulan saja menginfeksi manusia terutama bila densitas (kepadatan) nyamuk culex meningkat. Penularan penyakit pada manusia terjadi apabila nyamuk yang telah menggigit babi yang sedang viremia kemudian menggigit lagi manusia.

Gejala klinik
Penyakit ini dapat mengenai semua umur tetapi umumnya lebih sering menyerang anak-anak. Tidak semua manusia yang digigit nyamuk culex berkembang menjadi encephalitis.
Masa tunas (inkubasi) penyakit JE rata-rata 4 – 14 hari. Gejala kliniknya bisa bervariasi tergantung dari berat ringannya kelainan susunan saraf pusat, umur penderita dan lain-lain. Perjalanan penyakit dibedakan menjadi 3 stadium. Pertama, stadium prodromal yang berlangsung 2 – 4 hari. Ditandai dengan panas mendadak, sakit kepala berat yang kadang disertai keluhan mual dan muntah.

Selanjutnya stadium akut selama 4 – 7 hari. Pada stadium ini panas tetap tinggi dan tidak mudah diturunkan dengan obat penurun panas. Akan terjadi kekakuan otot terutama pada otot leher. Pada kasus yang lebih berat dapat terjadi gangguan keseimbangan, kejang-kejang serta penurunan kesadaran mulai dari gelisah-mengantuk sampai koma (tidak sadar).
Ketiga, stadium konvalesen atau tahap akhir. Stadium ini dimulai pada saat suhu tubuh kembali normal. Tanda-tanda neurologis bisa menetap atau cenderung membaik. Bila penyakit berat dan berlangsung lama dapat terjadi gejala sisa seperti gangguan mental berupa emosi tidak stabil, lambat berbicara, perubahan kepribadian dan lumpuh sebagian tubuh.

Pencegahan
Pencegahan dan pemberantasan JE ditujukan kepada manusia, vektor (nyamuk beserta larvanya) serta reservoir. Pada manusia dengan menghindari diri dari gigitan nyamuk culex. Nyamuk ini menggigit mulai menjelang malam hari sampai besok paginya oleh karena itu perlu mempertimbangkan penggunaan kelambu bila tidur. Dapat pula mempergunakan repellen dalam bentuk cairan/krim atau memakai obat pembasmi nyamuk dalam bentuk gulungan yang menghasilkan asap. Penggunaan vaksin (imunisasi) pada manusia masih dalam tahap penelitian karena biaya untuk melakukan vaksinasi masal cukup mahal.
Pembasmian nyamuk dewasa dapat dilakukan dengan cara konvensional yaitu melakukan penyemprotan dengan insektisida seperti malathion, fenitrothion. Pemberantasan larva dilakukan dengan cara pengaturan pengaliran air (irigasi) di sawah dengan baik atau dapat mempergunakan larvasida. Tentu saja yang paling dianjurkan adalah Gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) oleh masyarakat. Ini akan mencegah perkembangbiakan daripada nyamuk.

Tindakan terhadap reservoir yaitu hewan yang menjadi perantara dari virus JE. Peternak-peternak babi hendaknya membuat kontruksi kandang babi sedemikian rupa sehingga mengurangi kesempatan bagi nyamuk untuk datang bersarang. Kebersihan kandang harus tetap terjaga serta kandang harus mempunyai sarana pembuangan air limbah. Lokasi peternakan babi agar dibangun jauh dari pemukiman penduduk.
Read More...

Mengatasi Campak atau Morbilli

Apa sih penyakit Campak itu?
Campak ( Rubeola, Measles, Morbili ) adalah infeksi virus akut yang sangat menular, ditandai dengan demam, lemas, batuk, peradangan selaput mata serta timbulnya bintik-bintik merah di kulit. Penyakit ini umumnya menyerang anak-anak.

Trus apa dong penyebabnya?
Penyebabnya virus morbili (paramiksovirus). Virus ini terdapat dalam darah dan cairan nasofaring pada masa gejala awal (prodromal) hingga 24 jam setelah timbulnya bercak merah di kulit dan selaput lendir.

Bagaimana cara penularan?
Melalui droplet (menghirup percikan ludah) dan kontak dengan penderita morbili.

Gejala.
Masa tunas (inkubasi) berkisar sekitar 12-14 hari, referensi lain menyebutkan 10-20 hari.
Bagaimana gejala orag terkena campak atau morbilli?
Gejala dibagi menjadi 3 stadium:
  • Stadium awal (prodromal)
  • Stadium timbulnya bercak (erupsi)
  • Stadium masa penyembuhan (konvalesen)
Stadium awal (prodromal)
Sebelum stadium awal ada masa inkubasi (masa dari kontak dengan virus sampai mulai timbulnya gejala) yang berlangsung kira-kira 10-12 hari. Stadium awal umumnya berlangsung sekitar 4-5 hari, ditandai dengan panas, lemas, nyeri otot, batuk, pilek, mata merah, fotofobia (takut cahaya), diare karena adanya peradangan saluran pernapasan dan pencernaan.
Pada stadium ini, gejalanya mirip influenza sehingga sulit diagnosa pada stadium ini. Yang khas bila terdapat bercak sebesar ujung jarum (bercak Koplik) di dinding pipi bagian dalam dan penderita pernah kontak dengan penderita morbili dalam 2 minggu terakhir.

Stadium timbulnya bercak (erupsi)
Terjadi sekitar 2-3 hari setelah stadium awal.
Ditandai dengan: demam meningkat, bercak merah menyebar ke seluruh tubuh, disertai rasa gatal. Selanjutnya gejala tersebut akan menghilang sekitar hari ketiga.
Kadang disertai diare dan muntah.
Stadium masa penyembuhan (konvalesen)
Pada stadium ini, gejala-gejala di atas berangsur menghilang. Suhu tubuh menjadi normal, kecuali ada komplikasi. Adanya kulit kehitaman dan bersisik (hiperpigmentasi) dapat merupakan tanda penyembuhan.

Bagaimana pengobatan campak atau Morbilli?
Campak tanpa Penyulit, cukup dengan:
  • Rawat jalan
  • Cukup mengkonsumsi cairan dan kalori
  • Pengobatan simptomatis, artinya mengurangi gejalanya saja.
Contoh diberi obat penurun panas (parasetamol / asetaminofen) jik panas, obat batuk jika penderita batuk, dan lainnya. Yang terpenting adalah memperbaiki keadaan umum.

Campak dengan Penyulit:
  • Perlu rawat inap (opname)
Indikasi rawat inap:
  1. Hiperpireksia (suhu tubuh >39.0 ÂșC)
  2. Dehidrasi (kekurangan cairan)
  3. Kejang
  4. Sulit makan atau minum
  5. Adanya komplikasi
Apa komplikasi yang bisa timbul?
Dapat terjadi karena penurunan kekebalan tubuh sebagai akibat penyakit Campak.
Komplikasi yang dapat timbul, antara lain:
  • Bronkopnemonia (infeksi saluran napas)
  • Otitis Media (infeksi telinga)
  • Laringitis (infeksi laring)
  • Diare
  • Kejang Demam (step)
  • Ensefalitis (radang otak)
Bagaimana cara mencegahnya?
Imunisasi ( imunisasi campak untuk bayi diberikan pada umur 9 bulan )
Bisa pula imunisasi campuran, misalnya MMR (measles-mump-rubella), biasanya diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.
Read More...

Bayi Kuning

Setiap keluarga akan berbahagia begitu buah hatinya lahir ke dunia. Namun, kadang-kadang kebahagiaan seringkali diganggu oleh rasa cemas begitu melihat si kecil kuning. Rasa cemas akan bertambah karena ketidaktahuan apa yang mesti dilakukan.

Sebenarnya kenapa sih bayi bisa kuning….?

Bayi kuning bisa bersifat fisiologis (normal) maupun patologis. Hampir dari 50% bayi yang lahir normal dapat mengalami kuning (jaundice). Hal ini disebabkan karena pigmen kuning atau yang dikenal dengan istilah bilirubin meningkat di dalam darah. Bilirubin ini terjadi akibat pemecahan sel-sel darah merah sewaktu bayi lahir.

Saat bayi dalam kandungan bilirubin indirek akan dibuang melalui plasenta selanjutnya oleh organ Hati si Ibu akan diolah (dikonyugasikan) menjadi bilirubin direk untuk dibawa ke usus selanjutnya dibuang lewat tinja.
Tetapi setelah bayi lahir proses tersebut diatas akan dilakukan oleh organ Hati si bayi. Karena fungsi hatinya belum sempurna, proses ini akan berjalan lambat sehingga bilirubin indirek tetap tinggi di dalam darah. Bilirubin indirek inilah yang masuk ke jaringan termasuk jaringan kulit sehingga bayi kelihatan kuning mulai dari badan sampai ke ujung kaki tergantung dari derajat tinggi kadar bilirubinnya.. Selain kulit bayi terlihat kuning, putih mata si kecil juga terlihat kuning.

Pada bayi normal umumnya sekitar 3-4 hari setelah lahir, kadar bilirubin pelan-pelan menurun seiring dengan bertambah sempurnanya fungsi organ Hatinya. Pada hari ke tujuh, bayi biasanya sudah tidak kuning lagi. Inilah penyakit kuning yang bersifat fisiologis (normal). Kondisi ini tentu tidak berbahaya bagi bayi. Jenis penyakit kuning yang patologis biasanya timbul lebih cepat yakni 24 jam setelah lahir kelahiran dan peningkatan kadar bilirubin berlangsung lebih cepat. Jenis penyakit kuning yang patologis ini bisa disebabkan oleh karena adanya infeksi, ketidakcocokan golongan darah si Ibu dan si bayi, serta kasus yang jarang bisa disebabkan oleh kurangnya enzim G6PD (Glukosa 6 Phosphate Dehidrogenase). Enzim ini terdapat dalam dinding sel darah merah yang berfungsi untuk mencegah kerusakan sel-sel darah merah.
Kuning karena ketidakcocokan golongan darah terjadi seandainya si Ibu bergolongan darah O sedangkan si bayi golongan darah A atau B. Ketidakcocokan juga terjadi jika golongan darah ibu rhesus negatif sedangkan si bayi rhesus positif.

Kadar bilirubin normal sekitar 2 mg/dl. Bayi mulai kelihatan kuning jika kadar bilirubin sudah mencapai 6-7 mg/dl. Namun seandainya kadar sudah mencapai lebih dari 12 mg/dl maka bayi perlu mendapat perawatan di RS agar kadar bilirubin tidak bertambah tinggi lagi. Perawatan dilakukan dengan meletakkan bayi di box kemudian dilakukan therapi sinar (fototherapi). Tujuan therapi ini untuk mengubah bilirubin yang ada di jaringan kulit yang tidak larut dalam air menjadi larut dalam air sehingga bisa dibuang lewat kencing. Disamping itu bayi yang kuning akan diberi suntikan antibiotik jika dicurigai penyebabnya oleh karena infeksi.
Jika kadar bilirubin diatas 20 mg/dl biasanya dokter mulai memikirkan kemungkinan dilakukan tranfusi darah (tranfusi tukar). Hal yang ditakutkan jika bilirubin tinggi sekali ia dapat menembus barrier otak sehingga dapat merusak sel-sel otak dimana bayi bisa mengalami kejang-kejang. Efek jangka panjang bisa terjadi kelumpuhan, gangguan pendengaran, penurunan kecerdasan serta kelainan neurologis lainnya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan jika bayi Anda kuning:

  • Berikan ASI atau cairan sebanyak dan sesering mungkin
  • Bisa dilakukan penjemuran dibawah sinar matahari pagi antara pukul 06.30-07.30. Namun tetap diperhatikan kulit bayi agar tidak terjadi iritasi oleh karena sinar matahari. Lindungi mata bayi dari sorot sinar matahari pagi.
  • Perhatikan bayi apakah tampak lebih lemas, tidak aktif, tidak mau menyusui, serta tangisnya kurang kuat/merintih. Jika hal itu terjadi segera periksa ke dokter/RS
  • Jika bayi kuning lebih dari 2 minggu segera periksa ke dokter /RS.
Read More...

Imunisasi Pada Anak

Imunisasi direkomendasikan untuk melindungi anak Anda dari beberapa penyakit infeksi tertentu. Untuk sebagian besar anak, imunisasi hanya menimbulkan sedikit resiko.
Beberapa imunisasi yang umumnya dilakukan yaitu:
  1. Vaksin Hepatitis B. Sebuah seri vaksinasi yang terdiri dari 3 kali penyuntikan untuk melindungi anak dari virus hepatitis B.
  2. Vaksin DPT. Vaksinasi DPT bertujuan untuk memberi kekebalan pada anak terhadap bahaya penyakit difteri, pertusis dan tetanus. Seri vaksinasi ini dilakukan 3 kali penyuntikan. Ulangan pertama (booster ) dilakukan lagi biasanya diberikan pada umur 18 bulan dan selanjutnya diberikan pada usia sekitar 4-5 tahun.
  3. Vaksinasi Polio oral. Vaksinasi ini terdiri dari 3 dosis (tetes) yang bertujuan melindungi anak dari penyakit polio.
  4. Vaksin BCG. Penyuntikan imunisasi ini dilakukan sekali saja yang biasanya sudah dilakukan hari – hari pertama kelahiran. Tujuan imunisasi ini untuk memberi kekebalan terhadap penyakit TBC.
  5. Vaksin Campak. Bertujuan untuk mencegh penyakit Campak.
  6. Vaksin Hib konjugasi (bersifat opsional). Vaksin ini bertujuan melindungi anak dari infeksi Haemophilus Influenzae type B.


Imunisasi/vaksinasi Hepatitis B, DPT, Polio, Campak dan BCG merupakan imunisasi wajib, yang mana merupakan program pemerintah sehingga dapat diberikan secara gratis di Puskesmas, Klinik Sayang Ibu Anak dan Rumah Sakit milik Pemerintah.
Beberapa vaksin perlu diulang pemberiannya (booster) ketika anak semakin besar. Beberapa vaksin tidak diberikan sampai sistem kekebalan anak sudah mulai berkembang, misal vaksin MMR (measles, Mumps, Rubella).
Setelah vaksinasi mungkin anak akan sedikit demam dan agak rewel. Hal ini disebabkan karena sistem kekebalannya sedang bereaksi sedang bereaksi terhadap vaksin dan sang memproduksi antibodi yang akan memberinya perlindungan terhadap penyakit tersebut. Ibu tak perlu takut, berikan parasetamol jika memang anak mengalami demam.
Jadwal Imunisasi
Jadwal Pemberian Vaksin
Waktu lahir BCG, Hepatitis B (dosis I)
Umur 1 bulan Hepatitis B (dosis II)
Umur 2 bulan DPT dan Polio (dosis I)
Umur 3 bulan DPT dan Polio (dosis II)
Umur 4 bulan DPT dan Polio (dosis III)
Umur 5 bulan Polio (dosis IV)
Umur 6 bulan Hepatitis dosis (III)
Umur 9 bulan Campak
Kelas I SD DPT dan Polio (dosis III)
Kelas VI SD TT (dosis I dan II; khusus siswi)

Read More...

Manfaat ASI

Tujuh Manfaat Menyusui dengan ASI
1. Antibodi. :(
ASI mengandung antibody yang akan melindungi bayi dari infeksi.
2. Ikatan Emosional.
Menyusui akan memupuk ikatan emosional yang kuat antara ibu dan bayi
3. Kemudahan.
Menyusui tidak memerlukan persiapan untuk membuat susu dan mensterilkan botol susu.
4. Mudah dicerna.
Nutrisi yang dikandung ASI mudah untuk dicerna oleh sistem pencernaan bayi yang belum matang. :~
5. Menambah Kesehatan.
Bayi yang diberi ASI lebih jarang mengalami alergi di kemudian hari.
6. Gratis.
ASI adalah hadiah alam yang dapat diberikan pada bayi Anda
7. Ibu lebih cepat kembali ke keadaan semula.
Memberi ASI memerlukan lebih banyak kalori dan membuat rahim lebih cepat mengecil.
Read More...
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description
  • description

Video Gallery

  • Facebook Info Sehat Bugar
    Facebook Info Sehat Bugar
    Sharing Informasi Kesehatan dan Kebugaran
  • Seni Bercinta Kamasutra
    Seni Bercinta Kamasutra
    Tunjukkan sisi romantisme anda sebagai seorang laki2 saat berhubungan seks. Kiranya 8 Posisi seks kamasutra ini berguna untuk anda
  • Indonesia Sexy Girls
    Indonesia Sexy Girls
    Ini dia foto-foto 10 Artis Indonesia tersexy
  • Gairah seks wanita menurut primbon jawa
    Primbon: Gairah seks wanita
    Keindahan wanita dibahas dalam banyak buku atau kitab kuno, baik di China, India, Amerika Latin, Arab maupun nusantara. Seperti primbon Jawa yang telah ditulis pujangga sejak ribuan tahun silam
  • Kalkulator Cinta ver.2
    Kalkulator Cinta ver.2
    Satu lagi software tentang cinta (love tester). Biar gak pake lama yuk silahkan download aja
  • Dangdut Heboh Hampir Bugil
    Dangdut Heboh Hampir Bugil
    Video Clip Dangdut, heboh... nyaris bugil
  • Luna Online Hadirkan 5 Cewek Cantik Sebagai Duta
    Luna Online: 5 Cewek Cantik
    Kehadiran game online baru, Luna Online, cukup unik karena disertai munculnya lima cewek cantik dan imut yang menjadi ikon game tersebut. Para fans pun siap-siap menemukan mereka dalam berbagai kegiatan di dunia Luna
  • Tips Feng Shui Untuk Cepat Hamil
    Feng Shui Cepat Hamil
    Beberapa tips dari pakar Feng Shui untuk pasangan yang dinyatakan sehat secara medis dan ingin cepat memperoleh momongan
  • Menculik Miyabi Maria Ozawa
    Menculik Miyabi Maria Ozawa
    Maria Ozawa, seorang bintang iklan ternama di Jepang mendapat tugas untuk memberikan hadiah pemenang kuis langsung ke Jakarta